(+62-21) 750 2976 [email protected]

Pada dasarnya, seluruh bisnis memerlukan disaster recovery center. Terutama untuk perbankan yang melayani publik. Hal ini telah di tetapkan melalui peraturan Bank Indonesia nomor 9/15/PBI/2007 mengenai kewajiban bagi Bank Perkreditan Rakyat untuk memiliki sarana pemulihan bencana.

Dampak dari sebuah bencana adalah downtime, atau berhentinya operasional bisnis. Downtime dapat terjadi kapan saja dan dapat tidak terduga. Bencana dapat berasal dari fenomena alam, namun dalam dunia teknologi informasi, bencana lebih banyak disebabkan oleh kesalahan teknis dan kesalahan manusia.

penyebab downtime

Dari info grafis di atas, kita dapat melihat bahwa bencana alam hanya menempati 5% dari kejadian downtime. Ini artinya, downtime dapat sering terjadi bukan karena bencana alam. Terutama di era digital sekarang ini dimana serangan cyber dapat terjadi baik pada bisnis online maupun tidak.

Fungsi Disaster Recovery Center

Fasilitas disaster recovery center dapat digunakan oleh perbankan nasional untuk operasional sementara. Saat terjadi downtime, seluruh operasional sistem informasi akan berada di disaster recovery center tersebut.

Ketika downtime terjadi, anda hanya perlu untuk menekan tombol Fail-Over dan para karyawan dapat bekerja seperti biasanya. Ketika sistem utama anda telah pulih, anda cukup menekan tombol Fail-Back, dan seluruh kegiatan yang terekam pada situs Disaster Recovery Center tersinkronisasi dengan sistem utama.

Pada awalnya, fasilitas disaster recovery center hanya bisa dimiliki oleh perbankan dengan skala besar. Hal ini disebabkan karena mahalnya investasi dan biaya operasional yang dibutuhkan untuk mendirikan sebuah disaster recovery center.

Teknologi informasi berkembang sangat cepat. Teknologi cloud hadir dan berinovasi dalam membentuk sistem cadangan baik untuk skala kecil maupun skala besar. Disaster recovery center di atas sistem cloud dapat memberikan efisiensi tinggi.

Saat ini penyewaan situs pemulihan bencana sekitar belasan juta rupiah per bulannya. Bank Perkreditan Rakyat tidak perlu investasi perangkat dan sebagainya, cukup replikasi sistem (VM) dan data saja. Sangat murah bukan ?

Beberapa Akibat Dari Tidak Memiliki Situs Pemulihan Bencana

Penangguhan izin dan denda mungkin di terapkan oleh regulator (Bank Indonesia), akan tetapi dampak dari tidak berjalannya mitigasi dan pemulihan bencana tidak hanya sampai disitu saja.

Downtime dapat mengakibatkan penurunan produktivitas karyawan dan kepercayaan nasabah. Hal tersebut merupakan intangible cost yang harus di hindari oleh Bank Perkreditan Rakyat.

Di era transformasi digital sekarang ini, memperkuat ifrastruktur IT dengan situs cadangan merupakan suatu keharusan. Baik berinovasi dalam digital micro banking (fintech) atau tidak, Bank Perkreditan Rakyat tetap harus menggunakan pemulihan bencana.

Malware semakin canggih dan bisa masuk melalui e-mail phishing dari perangkat yang digunakan karyawan BPR. Ketika sistem terinfeksi malware, maka seluruh perangkat akan terkunci dan operasional terhenti.

Jika BPR menggunakan Disaster Recovery Center yang memiliki teknologi pengenalan perilaku malware, data dan sistem anda akan bersih dari infeksi malware. Sehingga, ketika operasional terhenti akibat tersandera oleh malware, anda tidak perlu khawatir.

Saatnya BPR Indonesia Menggunakan Disaster Recovery Center

Selain untuk memenuhi kewajiban yang di syaratkan oleh Bank Indonesia, situs pemulihan bencana akan sangat berguna jika terjadi downtime dan serangan cyber.

Bank Perkreditan Rakyat tidak perlu memformat ulang atau mengganti seluruh perangkat ketika terkena malware. Kemungkinan terinfeksi malware kembali karena backup berisi data yang terinfeksi juga dapat di tekan dengan mengunakan situs pemulihan bencana.

Sudah saatnya sekarang untuk menggunakan Disaster Recovery Center, dapatkan biaya yang sangat murah untuk situs pemulihan bencana.

Jangan biarkan operasional bisnis dan pelayanan nasabah anda terganggu karena setitik kesalahan yang sebabkan downtime.

Gunakan Elitery Disaster Recovery as a Service sekarang juga. Silahkan hubungi team marketing Elitery untuk informasi lebih lanjut.

elivault, situs pemulihan bencana untuk BPR dan Fintech
DOWNTIME IS NOT AN OPTION
Share This