(+62-21) 750 2976 [email protected]

Kebutuhan untuk mengoptimalkan alur kerja sehari-hari, memberikan pengalaman tamu yang tak terlupakan. Perusahaan perhotelan dapat merangkul transformasi digital untuk mengakomodasi kebutuhan pasar dan dinamika baru.Ini merupakan pendorong utama untuk digitalisasi di industri perhotelan.

Bagaimana Perusahaan Perhotelan Melakukan Transformasi Digital

Sementara banyak perusahaan di seluruh dunia merangkul transformasi digital, para pemimpin perhotelan tidak boleh tertinggal. Banyak perusahaan perhotelan menyadari bahwa dengan mengadopsi teknologi digital, mereka dapat:

  • meningkatkan visibilitas merek mereka,
  • mendapatkan efisiensi operasional dan
  • meningkatkan pengalaman pelanggan.

Itulah sebabnya semakin banyak hotel dan restoran di seluruh dunia berkolaborasi dengan konsultan teknologi informasi untuk memberikan solusi inovatif bagi tamu mereka.

Melalui solusi perangkat lunak yang efisien di perhotelan, ini dapat membantu perusahaan perhotelan dalam memberikan nilai dan personalisasi untuk tamu mereka dan memanfaatkan teknologi digital secara efektif. Inilah beberapa teknologi dan inovasi paling transformatif yang diterapkan oleh penyedia perhotelan global yang secara aktif menerapkan transformasi digital.

Mengubah sistem lama untuk tingkatkan pengalaman tamu hotel

Solusi inovatif dan teknologi digital memberikan cara baru untuk keterlibatan dan interaksi pelanggan. Agar tetap kompetitif dan memungkinkan proses layanan yang berpusat pada tamu, perusahaan perhotelan menyadari pentingnya memodernisasi sistem lama  mereka. Itulah sebabnya mereka berinvestasi secara besar-besaran ke dalam kustomisasi dan fitur online booking untuk solusi mereka saat ini.

Misalnya, pemimpin perhotelan berbasis di AS menyediakan solusi berbasis cloud untuk lebih dari 2 juta pengguna aktif di lebih dari 110.000 lokasi. Meskipun sukses di pasar perhotelan, perusahaan menyadari kebutuhan untuk meningkatkan sistem lama yang ada agar lebih terukur. Ini dilakukan dengan menambahkan fitur baru dan mengintegrasikannya dengan teknologi baru.

Bekerja sama dengan tim pengembang yang berdedikasi, mereka berhasil mengubah perangkat lunak lawas mereka dengan memindahkannya dari JSP ke REST + Backbone + Marionette. Hal ini memberikan peningkatan signifikan pada semua proses bisnis dan penghematan biaya.

Jadi, memodernisasi solusi yang ada sangat penting untuk kesuksesan bisnis karena ini memungkinkan mereka memberikan pengalaman yang mulus dan meningkatkan kinerjanya.

Mengintegrasikan IoT dan wearable ke dalam operasi sehari-hari

Perangkat yang terhubung, sistem intelijen tertanam dan kemampuan untuk membantu menyampaikan pengalaman digital telah terjadi di industri perhotelan. Banyak hotel dan restoran bekerja untuk mengintegrasikan teknologi dan sensor yang bisa dipakai untuk memfasilitasi operasi sehari-hari mereka.

Misalnya:

  • Starwood Hotels mengintegrasikan Apple Watch untuk mengaktifkan check-in mobile dan masuk tanpa kunci kamar.
  • Hilton Worldwide juga telah meluncurkan teknologi check-in dan pemilihan kamar secara digital untuk anggota Hilton Honors.

Mereka sekarang dapat menyesuaikan masa inap mereka dengan meminta peningkatan atau membuat permintaan khusus untuk barang-barang yang akan dikirim ke kamar mereka sebelum kedatangan mereka.

Memang IoT semakin sering digunakan oleh perusahaan perhotelan untuk memperlancar operasi mereka. Misalnya, kontrol AC melalui aplikasi, sensor built-in untuk lampu, TV untuk menjawab pertanyaan tamu melalui pengenalan suara, surat kabar digital dan majalah yang menawarkan akses kepada tamu ke berita lokal. Hal ini hanyalah sebagian kecil dari bagaimana perusahaan perhotelan mengintegrasikan penggunaan teknologi dan sensor. Dan ini baru permulaan bagaimana IoT dapat merevolusi sektor perhotelan.

Menawarkan Pengalaman Virtual Reality dan Augmented Reality Experiences

Perusahaan perhotelan di seluruh dunia harus bersaing satu sama lain untuk menawarkan situs web dengan kualitas terbaik. Dari situs web, mereka dapat menampilkan fasilitas dan layanan yang mereka tawarkan. Menyediakan gambar beresolusi tinggi, atau bahkan video ruangan 360 derajat yang dapat mempengaruhi keputusan pengguna online.

Sekarang perusahaan perhotelan dapat menawarkan pengalaman yang lebih mendalam untuk klien potensial mereka – virtual reality tour. Pelanggan dapat benar-benar menjelajahi restoran, hotel, fasilitas, serta tempat-tempat wisata termasuk pantai, museum, kafe, dan pertokoan.

Misalnya, Shangri-La Hotels and Resorts merencanakan untuk secara virtual mengangkut klien potensial mereka ke lokasi eksotis melalui penggunaan headset Samsung Gear VR. Hal serupa juga dilakukan oleh hotel Marriott. Mereka menawarkan “Layanan VRoom” di mana para tamu dapat memesan headset untuk menonton “VR Postcards” – kisah mendalam dimana pengguna dapat mengunjungi Chili, Beijing, atau lokasi lain secara virtual.

Augmented reality (AR) adalah teknologi lain yang kuat yang mendapatkan daya tarik dalam industri perhotelan. Misalnya, Hub Hotel dari Premier Inn telah memasukkan AR dengan menyertakan peta dinding daerah sekitarnya di setiap kamar hotel.

Pelancong dapat mengarahkan ponsel cerdas mereka ke dinding tersebut dan melihat informasi tentang tempat menarik setempat. Selain itu, AR juga memungkinkan untuk melakukan tur virtual di seluruh properti hotel. Perusahaan perhotelan dapat memvisualisasikan tata letak hotel dan fasilitas terdekat.

Jadi, memanfaatkan teknologi VR dan AR memungkinkan perusahaan perhotelan membedakan diri dari pesaing mereka. Cara seperti ini juga dapat lebih mendorong keputusan bagi para pelanggan baru.

Memanfaatkan Big Data dan Analytics untuk Meningkatkan Layanan dan Memotong Biaya

Aliran data konstan dari aplikasi seluler, situs web, media sosial, dan sebagainya dapat membuka peluang baru untuk bisnis. Hal ini berlaku untuk transformasi digital di bidang perbankan, telekomunikasi, perhotelan, dan sebagian besar industri lainnya.

Dengan menganalisa data secara efektif, perusahaan perhotelan dapat dengan cepat menyesuaikan praktik operasi dan pemasaran untuk memenuhi preferensi para tamu. Dengan demikian, efisiensi operasional dan pendapatan mereka juga akan meningkat.

Data yang dikumpulkan juga dapat digunakan untuk analisis prediktif. Sehingga, dapat memungkinkan penyedia perhotelan untuk membuat prediksi yang akurat dan menguntungkan secara finansial.

Misalnya, jaringan hotel AS Red Roof Inn menyadari keuntungan memiliki sejumlah hotel yang terletak dekat dengan bandara utama pada saat tingkat pembatalan penerbangan benar-benar tinggi. Tim analisis hotel bekerja untuk mengidentifikasi kumpulan data publik yang tersedia mengenai kondisi cuaca dan pembatalan penerbangan. Selanjutnya, mereka meluncurkan kampanye pemasaran yang ditargetkan, yang ditujukan untuk pengguna perangkat seluler di wilayah geografis terdekat yang menghasilkan kenaikan pendapatan bisnis sebesar 10%.

Penerapan Big Data dan analytics membantu perusahaan perhotelan tidak hanya membuat kampanye pemasaran yang ditargetkan namun juga mengukur keberhasilan.

Contoh lainnya adalah jaringan hotel Marriott dimana kumpulan data tidak terstruktur dan semi-terstruktur seperti laporan cuaca dan jadwal acara lokal digunakan untuk meramalkan permintaan dan menentukan nilai untuk setiap ruangan sepanjang tahun. Hal ini memungkinkan jaringan hotel menetapkan harga dengan efisiensi optimal dengan memindai layanan perbandingan harga untuk penawaran terbaik.

Oleh karena itu, perusahaan perhotelan dapat memahami pentingnya membangun wawasan pelanggan 360 derajat. Sehingga, mereka dapat menentukan di mana mereka berada dalam perjalanan pelanggan mereka dan memberi mereka informasi yang tepat pada waktu yang tepat dan dalam konteks yang tepat.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, transformasi digital dapat menciptakan segudang peluang bagi perusahaan perhotelan. Beberapa penyedia perhotelan sudah mencari cara untuk mengadopsi teknologi baru. Dengan memanfaatkan IoT, VR, data dan analisis yang besar, mereka dapat meningkatkan pengalaman tamu dan pengunjung dan memberikan layanan yang lebih personal.

Memanfaatkan teknologi digital memberi peluang baru bagi perhotelan, alat dan solusi yang dapat menghasilkan perubahan dan pertumbuhan positif di industri ini. Terlebih lagi, inisiatif transformasi digital ini berdampak langsung pada pendorong utama pertumbuhan pendapatan mereka.

Jadi, digitalisasi memberi kesempatan kepada pemilik usaha untuk mengembangkan pendekatan sentris konsumen berbasis data dan meningkatkan layanan yang ada.

Share This